Langkah tegap bagaikan
hulubalang yang setia pada sang raja
Berdiri tegak menyambut
sapaan badai menerpa
Jiwa suci......
Sesuci tetesan embun
menyelimuti dedaunan pagi
Menyapa penuh
keselamatan kesejahteraan di hati
Wahai jagat raya...
Sambutlah insan pemimpi
nan penuh pengharapan untuk berjuang
Dengan cinta dan
pengorbanan, penuh rindu dan kasih sayang
Angan-angan hanyalah
kereta tanpa kuda
Hanya niat dan
langkah tegap nan pasti yang membuatnya
nyata
Akulah diriku....
Mencoba besar diantara
raksasa dunia
Mencoba kecil dihadapan
Sang Pencipta
Mencoba bersanding
dengan bintang nan tinggi di angkasa
Mencoba bersandar pada
rumput yang bersahaja
Jalan itu masih ada...
Secercah harapan masih
terbersit dalam ingatan
Jiwa-jiwa tegar terus berjalan
pada garis yang ditentukan
Halang rintang tak
pernah lupa tuk terus menghadang
Menghalangi raga ini
tuk terbang melayang
Hanya satu yang
kutahu...
Akulah Diriku
Created
by :
Fikri
Mauli Utomo
Agribisnis
IPB 2014
Motivasi
Karya :
Dengan semakin berkembangnya zaman
pengaruh teknologi dan kebudayaan barat membuat nilai-nilai islam yang ada pada
diri semakin memudar keberadaannya. Oleh sebab itu, motivasi saya membuat puisi
ini adalah sebagai pengingat diri untuk terus berjuang dengan potensi yang dimiliki
agar menjadi insan yang penuh iman dan ketaqwaan. Selain itu, puisi ini sebagai
motivasi untuk terus berjuang dalam prestasi dan mengenali potensi diri yang
sangat mungin utuk terus dikembangkan. Satu hal penting yang saya yakini bahwa
Allah SWT menciptakan manusia dalam bentuk sebaik-baiknya dan menjadikan
manusia sebagai makhluk yang paling mulia. Oleh sebab itu, patutlah kita
bersyukur dengan terus berusaha meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada-Nya.
Diterbitkan pada :
Antologi Buku "Pemuda Skala Nano"
Tidak ada komentar :
Posting Komentar